Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Polri Bersama Kepolisian Singapura Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Negara, 22 Tersangka Ditetapkan di Jawa Barat

Polri Bersama Kepolisian Singapura Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Negara, 22 Tersangka Ditetapkan di Jawa Barat

  • account_circle GB Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

  

Jakarta, Gresik Bersuara – Kepolisian Indonesia melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri menjalin kerja sama dengan Singapore Police Force (SPF) untuk menelusuri jaringan perdagangan bayi lintas negara yang beroperasi di Jawa Barat.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Brigjen Pol Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan tindak lanjut pengungkapan kasus yang melibatkan jalur penyelundupan bayi dari Bandung, Pontianak, Jakarta, hingga Singapura.

“Perdagangan bayi ini kami telusuri alurnya sampai ke luar negeri,” kata Untung, Jumat (19/9/2025).

Dalam kerja sama ini, kepolisian Singapura bersedia membantu pemeriksaan saksi-saksi yang relevan. Daftar pertanyaan yang disusun penyidik Polda Jawa Barat akan disalurkan melalui NCB Jakarta sebelum diteruskan ke NCB Singapura pada akhir pekan ini.

“Selain itu, SPF juga siap membantu pencarian tiga warga negara Singapura yang diduga terlibat,” tambahnya.

Divhubinter Polri juga menyarankan penyidik menelusuri data Nomor Induk Kependudukan (NIK) porter yang diduga mengantarkan bayi ke Singapura guna memastikan identitas dan jalur keberangkatan.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat menetapkan 22 orang tersangka dalam jaringan perdagangan bayi tersebut. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, mengungkapkan bahwa setiap bayi diperdagangkan dengan harga sekitar 20 ribu dolar Singapura (Rp 254 juta), mencakup biaya persalinan, kebutuhan bayi, hingga keuntungan pihak yang terlibat.

“Angka tersebut kami peroleh dari 12 dokumen akta notaris adopsi yang disita di rumah salah satu tersangka, Siu Ha alias SH. Dokumen berbahasa Inggris itu digunakan sebagai legalitas semu untuk memuluskan transaksi adopsi,” jelas Surawan.

Dari hasil penyelidikan, para pelaku diketahui telah mengumpulkan 25 bayi, di mana 15 di antaranya telah dipindahkan ke Singapura dengan modus adopsi. Para tersangka kini dijerat Pasal 2 Ayat 1 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 600 juta.

Redaksi: Adim

Editor: Mnd

  • Penulis: GB Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top 10 Best Portable Bluetooth Speakers for Summer Fun

    Top 10 Best Portable Bluetooth Speakers for Summer Fun

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle GB Admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Good web design has visual weight, is optimized for various devices, and has content that is prioritized for the medium. The most important elements of a web page should have more visual weight to “naturally attract” a visitor’s attention. Good design is making something intelligible and memorable. Great design is making something memorable and meaningful. […]

  • This Is a Giant Shipworm. You May Wish It Had Stayed In Its Tube.

    This Is a Giant Shipworm. You May Wish It Had Stayed In Its Tube.

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Cursus iaculis etiam in In nullam donec sem sed consequat scelerisque nibh amet, massa egestas risus, gravida vel amet, imperdiet volutpat rutrum sociis quis velit, commodo enim aliquet. Nunc volutpat tortor libero at augue mattis neque, suspendisse aenean praesent sit habitant laoreet felis lorem nibh diam faucibus viverra penatibus donec etiam sem consectetur vestibulum purus […]

  • Penuh Inspirasi, Serda Suhardi Kodim 0812/Lamongan Bimbing Anak PAUD Tunas Harapan Mengenal Ketahanan Pangan di Kampung Pandu

    Penuh Inspirasi, Serda Suhardi Kodim 0812/Lamongan Bimbing Anak PAUD Tunas Harapan Mengenal Ketahanan Pangan di Kampung Pandu

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

      Lamongan, Gresik Bersuara – Di tengah hamparan hijau Kampung Pangan Terpadu Kodim 0812/Lamongan, hadir sebuah pemandangan yang menghangatkan hati. Bukan sekadar tentang panen atau bibit, ayam maupun sapi, kali ini giliran anak-anak PAUD Tunas Harapan Desa Rancang Kencono yang mendapatkan pembekalan ilmu di Kampung Pandu, Kamis (25/9/2025). Sebanyak 27 siswa-siswi cilik, didampingi guru dan wali murid, […]

  • Here’s Why Business Needs a Mobile-Friendly Website

    Here’s Why Business Needs a Mobile-Friendly Website

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle GB Admin
    • visibility 29
    • 3Komentar

    Good web design has visual weight, is optimized for various devices, and has content that is prioritized for the medium. The most important elements of a web page should have more visual weight to “naturally attract” a visitor’s attention. Good design is making something intelligible and memorable. Great design is making something memorable and meaningful. […]

  • Seeking Suggestions Regarding Headsets for Conference Interpreters

    Seeking Suggestions Regarding Headsets for Conference Interpreters

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle GB Admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Good web design has visual weight, is optimized for various devices, and has content that is prioritized for the medium. The most important elements of a web page should have more visual weight to “naturally attract” a visitor’s attention. Good design is making something intelligible and memorable. Great design is making something memorable and meaningful. […]

  • Dana Desa 2024 di Tuban Diduga Terbengkalai, LSM Gemas dan Radar CNN Desak Inspektorat Tidak Tutup Mata

    Dana Desa 2024 di Tuban Diduga Terbengkalai, LSM Gemas dan Radar CNN Desak Inspektorat Tidak Tutup Mata

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

      Tuban, Gresik Bersuara – Pengelolaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban menuai sorotan. Pasalnya, terdapat indikasi bahwa sebagian program pembangunan terbengkalai dan tidak selesai sebagaimana mestinya. LSM Gemas bersama tim media Radar CNN turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan. Dari hasil investigasi, ditemukan dugaan adanya pembiaran oleh oknum pemerintah desa terkait […]

expand_less