Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mobil Dirampas Debt Collector, Warga Ponorogo Jadi Korban Pemerasan Berkedok BT

Mobil Dirampas Debt Collector, Warga Ponorogo Jadi Korban Pemerasan Berkedok BT

  • account_circle GB Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
 Pemandangan mengerikan yang seharusnya hanya ada di film Mobil Dirampas Debt Collector, Warga Ponorogo Jadi Korban Pemerasan Berkedok BT

PONOROGO – Pemandangan mengerikan yang seharusnya hanya ada di film-film kini menjadi realitas pahit di Ponorogo. Hukum dan kepatutan dipaksa tunduk oleh gerombolan debt collector (DC) berkedok penagihan utang. Sebuah mobil Daihatsu Rocky milik warga di Ponorogo dirampas paksa, bukan oleh aparat berwenang, melainkan oleh preman-preman berbekal surat kuasa yang patut dicurigai. Kasus ini bukan sekadar insiden penarikan kendaraan, melainkan cermin bobroknya sistem penagihan yang kerap kali menjadi lahan empuk bagi praktik pemerasan.

 Pemandangan mengerikan yang seharusnya hanya ada di film Mobil Dirampas Debt Collector, Warga Ponorogo Jadi Korban Pemerasan Berkedok BT

 

​Narasi klasik penagihan berbalut ancaman kembali terulang. Korban, yang diwakili oleh Abah Rosid, didatangi oleh oknum DC dari PT. Hema Glori Sejahtera. Mereka datang membawa surat dari Mandiri Tunas Finance (MTF), seolah-olah penarikan tersebut adalah prosedur sah. Namun, kejanggalan muncul saat Abah Rosid bersikeras bahwa tunggakan yang dimaksud telah dibayarkan. Bukannya mencari solusi atau memverifikasi data, oknum DC bernama Luki justru mengabaikan fakta tersebut. Ia kukuh meminta uang tunai sebesar Rp18 juta yang ia sebut sebagai “BT” atau “biaya tarikan”. Ini adalah sebuah pungutan liar yang tidak tercantum dalam kontrak kredit mana pun.

 Pemandangan mengerikan yang seharusnya hanya ada di film Mobil Dirampas Debt Collector, Warga Ponorogo Jadi Korban Pemerasan Berkedok BT

 

​Ini bukan lagi soal penagihan piutang, melainkan modus pemerasan yang terstruktur. Pungutan “BT” sebesar Rp18 juta, yang disebut-sebut telah “dikeluarkan oleh PT” dan kemudian “dikembalikan” seperti yang tertera dalam tangkapan layar WhatsApp, adalah indikasi kuat adanya permainan kotor. Ini adalah skema “peras-balik” yang memanfaatkan ketakutan dan kepanikan debitur. Oknum DC memposisikan diri seolah-olah mereka adalah pahlawan. Mereka bisa “menyelesaikan” masalah dengan imbalan sejumlah uang, padahal justru merekalah yang menciptakan masalah tersebut.

 Pemandangan mengerikan yang seharusnya hanya ada di film Mobil Dirampas Debt Collector, Warga Ponorogo Jadi Korban Pemerasan Berkedok BT

 

​Fakta ini menegaskan betapa lemahnya pengawasan terhadap industri jasa penagihan. Perusahaan pembiayaan seringkali lepas tangan, menyerahkan penanganan kredit macet kepada pihak ketiga yang tidak terverifikasi, membuka celah lebar bagi praktik premanisme. Kejadian di Ponorogo ini harus menjadi lonceng peringatan. Keabsahan surat penarikan, metode penagihan, hingga pungutan “biaya tarikan” harus dipertanyakan secara fundamental. Jika praktik ini dibiarkan, masyarakat akan terus menjadi korban dari oknum-oknum yang menjual jasa penagihan, padahal sesungguhnya mereka sedang memperdagangkan ketakutan.

 Pemandangan mengerikan yang seharusnya hanya ada di film Mobil Dirampas Debt Collector, Warga Ponorogo Jadi Korban Pemerasan Berkedok BT

 

​Abah Rosid telah menunjukkan keberaniannya dengan memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Langkah ini harus diapresiasi dan didukung. Kasus ini bukan hanya tentang satu unit mobil yang dirampas, tetapi tentang martabat dan hak warga negara yang diinjak-injak. Aparat penegak hukum harus bertindak cepat dan tegas. Tidak hanya menangani insiden penarikan paksa ini, tetapi juga membongkar jaringan pemerasan yang mungkin melibatkan oknum di dalam perusahaan pembiayaan itu sendiri. Pemberian sanksi yang berat harus dijatuhkan agar praktik ini tidak lagi dianggap sepele.

(Red/team)

  • Penulis: GB Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Terpadu di Akses Vital Surabaya–Madura

    Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Terpadu di Akses Vital Surabaya–Madura

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Kamis, 4 Desember 2025 Surabaya – GRESIK BERSUARA – Sebagai langkah preventif menekan angka kecelakaan dan mengurai potensi kemacetan di akses vital penghubung Surabaya-Madura (Suramadu), Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menggelar patroli gabungan skala besar di Jembatan Suramadu, Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin […]

  • The ‘Sounds’ of Space as NASA’s Cassini Dives by Saturn

    The ‘Sounds’ of Space as NASA’s Cassini Dives by Saturn

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Cursus iaculis etiam in In nullam donec sem sed consequat scelerisque nibh amet, massa egestas risus, gravida vel amet, imperdiet volutpat rutrum sociis quis velit, commodo enim aliquet. Nunc volutpat tortor libero at augue mattis neque, suspendisse aenean praesent sit habitant laoreet felis lorem nibh diam faucibus viverra penatibus donec etiam sem consectetur vestibulum purus […]

  • Here’s Why Business Needs a Mobile-Friendly Website

    Here’s Why Business Needs a Mobile-Friendly Website

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle GB Admin
    • visibility 27
    • 3Komentar

    Good web design has visual weight, is optimized for various devices, and has content that is prioritized for the medium. The most important elements of a web page should have more visual weight to “naturally attract” a visitor’s attention. Good design is making something intelligible and memorable. Great design is making something memorable and meaningful. […]

  • Camat Cisoka Pantau Langsung Pembagian Sembako Murah untuk 6.000 Warga dalam Rangka Hari Jadi Ke-43 dan Peringatan Maulid Nabi.

    Camat Cisoka Pantau Langsung Pembagian Sembako Murah untuk 6.000 Warga dalam Rangka Hari Jadi Ke-43 dan Peringatan Maulid Nabi.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

       Tangerang, Gresik Bersuara – Kecamatan Cisoka merayakan hari jadinya yang ke-43 bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan tabligh akbar di halaman kantor Kecamatan Cisoka, Senin (22/9/2025). Ribuan warga antusias menghadiri acara pembagian sembako murah yang disalurkan oleh pihak kecamatan. Setiap kupon sembako seharga Rp3.700 bisa ditukar dengan kebutuhan sehari-hari, seperti beras, gula, minyak, dan […]

  • Tahanan Kasus Pencabulan Tewas Dianiaya Sesama Tahanan di Polsek Genuk Semarang

    Tahanan Kasus Pencabulan Tewas Dianiaya Sesama Tahanan di Polsek Genuk Semarang

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Semarang, Gresik Bersuara – Seorang tahanan berinisial MH yang dititipkan di Polsek Genuk, Kota Semarang, meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh sesama tahanan. Kasus ini kini ditangani Propam Polda Jawa Tengah, termasuk dengan memeriksa Kapolsek dan jajaran anggotanya. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, MH meninggal beberapa hari lalu akibat penganiayaan di […]

  • Dana Desa 2024 di Tuban Diduga Terbengkalai, LSM Gemas dan Radar CNN Desak Inspektorat Tidak Tutup Mata

    Dana Desa 2024 di Tuban Diduga Terbengkalai, LSM Gemas dan Radar CNN Desak Inspektorat Tidak Tutup Mata

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

      Tuban, Gresik Bersuara – Pengelolaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban menuai sorotan. Pasalnya, terdapat indikasi bahwa sebagian program pembangunan terbengkalai dan tidak selesai sebagaimana mestinya. LSM Gemas bersama tim media Radar CNN turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan. Dari hasil investigasi, ditemukan dugaan adanya pembiaran oleh oknum pemerintah desa terkait […]

expand_less