Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » BEM PTNU: Wacana Reset Indonesia Berpotensi Ancam Persatuan Nasional

BEM PTNU: Wacana Reset Indonesia Berpotensi Ancam Persatuan Nasional

  • account_circle GB Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
Jakarta, Gresik Bersuara – 21 September 2025, Gelombang wacana dengan tagar “Reset Indonesia” yang belakangan ramai digaungkan sejumlah kelompok aktivis dan komunitas daring mendapat tanggapan kritis dari Arya Eka Bimantara, Direktur Lembaga Kajian Strategis dan Advokasi Nasional BEM PTNU. Dalam pernyataan resminya, Arya menegaskan bahwa gagasan “reset” terhadap sistem kebangsaan justru berpotensi mengancam fondasi persatuan nasional serta mengabaikan nilai-nilai luhur yang telah menjadi pilar bangsa sejak kemerdekaan.
Arya menyoroti bahwa istilah “Reset Indonesia” kerap digunakan dalam aksi-aksi protes maupun diskusi publik, namun hingga kini tidak memiliki definisi, prinsip, maupun arah yang jelas. “Reset” seringkali dimaknai sebagai tuntutan perubahan radikal terhadap sistem politik, ekonomi, dan sosial, tanpa mempertimbangkan risiko instabilitas dan disintegrasi bangsa.
Menurut Arya, sejarah telah membuktikan bahwa perubahan radikal tanpa pijakan nilai dan konsensus nasional justru membuka ruang bagi konflik horizontal, polarisasi, hingga kekerasan. “Indonesia bukan sekadar negara administratif, melainkan rumah bersama yang dibangun di atas fondasi nilai-nilai agama, Pancasila, dan semangat kebangsaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arya menegaskan bahwa perspektif BEM PTNU didasarkan pada prinsip Hubbul Wathon Minal Iman (cinta tanah air sebagian dari iman). Prinsip yang berakar dari tradisi Islam Nusantara dan dipopulerkan oleh ulama pendiri bangsa seperti KH. Wahab Hasbullah dan KH. Hasyim Asy’ari itu menegaskan bahwa menjaga keutuhan NKRI merupakan bagian dari pengamalan iman.
“Hubbul Wathon Minal Iman bukan sekadar jargon, melainkan landasan teologis dan historis yang terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya,” jelas Arya. Prinsip ini, lanjutnya, juga menjadi benteng utama menghadapi ancaman radikalisme, terorisme, maupun gerakan separatis yang kerap memanfaatkan isu perubahan sistem demi kepentingan sempit.
Arya menekankan bahwa Indonesia telah memiliki fondasi negara yang kokoh melalui Pancasila dan UUD 1945. Pancasila dengan sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa” menegaskan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara harus berlandaskan nilai-nilai agama, tanpa menjadikan Indonesia sebagai negara agama maupun sekuler.
“Negara ini dibangun atas dasar konsensus para pendiri bangsa yang menempatkan agama sebagai sumber moral dan etika publik, sekaligus menjamin kebebasan beragama serta menghormati keberagaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tuntutan “reset” seringkali mengabaikan fakta bahwa Indonesia telah memiliki mekanisme reformasi dan perbaikan sistem secara konstitusional, baik melalui amandemen, legislasi, maupun partisipasi publik. “Alih-alih melakukan reset yang berisiko menimbulkan kekacauan, bangsa ini seharusnya memperkuat evaluasi, pengawasan, dan perbaikan sistem secara bertahap serta inklusif,” tegasnya.
Arya juga mengingatkan bahwa data survei nasional menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia lebih menginginkan stabilitas, keamanan, dan kesinambungan pembangunan ketimbang perubahan radikal yang tidak jelas arah dan tujuannya. “Kita harus belajar dari sejarah: setiap upaya perubahan besar tanpa landasan nilai dan konsensus nasional justru berujung pada kegagalan dan penderitaan rakyat,” tambahnya.
Sebagai penutup, Arya Eka Bimantara menyerukan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi wacana perubahan radikal yang tidak berpijak pada nilai kebangsaan dan agama. “Mari kita rawat Indonesia dengan semangat Hubbul Wathon Minal Iman, memperkuat Pancasila, dan terus berikhtiar memperbaiki bangsa melalui jalan konstitusional, dialog, serta musyawarah,” pungkasnya.
  • Penulis: GB Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Masuk Sekolah: Polresta Sidoarjo Dorong Siswa, Guru, dan Orang Tua Bersatu Lawan Perundungan.

    Polisi Masuk Sekolah: Polresta Sidoarjo Dorong Siswa, Guru, dan Orang Tua Bersatu Lawan Perundungan.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

       SIDOARJO, Gresik Bersuara – Maraknya kasus bullying di sejumlah daerah menjadi atensi khusus Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur. Melalui program Police Goes to School, jajaran Polresta Sidoarjo terus menggelorakan gerakan anti-bullying di kalangan pelajar. Seperti yang dilakukan Kanit Binmas Polsek Taman, AKP Abdullah Madjid, saat menyosialisasikan bahaya bullying di SDN Kramat Jegu 2, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini […]

  • Kepala Lapas Pati Pimpin Apel BERSINAR, Tegaskan Pentingnya Keteladanan Pegawai dalam Mendukung P4GN

    Kepala Lapas Pati Pimpin Apel BERSINAR, Tegaskan Pentingnya Keteladanan Pegawai dalam Mendukung P4GN

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Pati, Gresik Bersuara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati melaksanakan Apel Komitmen Bersama “Bersih dari Narkoba” (BERSINAR) pada Senin pagi (22/09) sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB di halaman Lapas dan diikuti seluruh pegawai dengan penuh kesungguhan serta komitmen. Apel dipimpin langsung oleh […]

  • Wujud Responsibilitas dan Akuntabilitas, Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri Libatkan 52 Personel.

    Wujud Responsibilitas dan Akuntabilitas, Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri Libatkan 52 Personel.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, Gresik Bersuara – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo resmi membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri yang beranggotakan 52 orang. Pembentukan tim tersebut tertuang dalam Surat Perintah (Sprin) Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/2025 tertanggal 17 September 2025. Dalam Sprin tersebut, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana ditunjuk sebagai Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri. Karo Penmas Divisi Humas Polri […]

  • Bupati Yuhronur Efendi Tegaskan Komitmen Pemkab Lamongan Sukseskan Gerakan Tujuh KAIH dan Program Wajib Belajar Tiga Belas Tahun

    Bupati Yuhronur Efendi Tegaskan Komitmen Pemkab Lamongan Sukseskan Gerakan Tujuh KAIH dan Program Wajib Belajar Tiga Belas Tahun

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

      Lamongan, Gresik Bersuara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyatakan dukungan penuh terhadap realisasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) serta program Wajib Belajar (Wajar) tiga belas tahun. Kedua program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Tidak hanya bagi anak, orang tua juga diharapkan menjadi teladan dalam mengimplementasikan tujuh KAIH. Dukungan Pemkab Lamongan diwujudkan melalui […]

  • Operasi Patuh Semeru 2025 Berakhir: Satlantas Polrestabes Surabaya Catat 106.896 Pelanggaran Lalu Lintas Selama Dua Pekan Penindakan

    Operasi Patuh Semeru 2025 Berakhir: Satlantas Polrestabes Surabaya Catat 106.896 Pelanggaran Lalu Lintas Selama Dua Pekan Penindakan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    SURABAYA,GRESIK BERSUARA – Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir pada Minggu (30/11/2025). Selama dua pekan pelaksanaannya, Satlantas Polrestabes Surabaya, Polda Jawa Timur, telah melakukan penindakan terhadap ribuan pelanggar aturan lalu lintas. Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M., menjelaskan pada Selasa (02/12/2025) bahwa sebanyak 320 personel dikerahkan dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. “Hasil […]

  • Apresiasi Atlet, Pelatih, Hingga Kukuhkan PBVSI Tandai Peringatan Haornas XLII

    Apresiasi Atlet, Pelatih, Hingga Kukuhkan PBVSI Tandai Peringatan Haornas XLII

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Gresik Bersuara – Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan peringati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke XLII dengan memberikan apresiasi kepada enam puluh atlet peraih medali (emas, perak, perunggu) Porprov IX Jatim, pelatih, pemenang turnamen olahraga, invitasi olahraga tradisional, Kamis (25/9) di Pendopo Lokatantra. Menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, penguatan olahraga bukan hanya untuk sarana prestasi saat turnamen. […]

expand_less