Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » BEM PTNU: Wacana Reset Indonesia Berpotensi Ancam Persatuan Nasional

BEM PTNU: Wacana Reset Indonesia Berpotensi Ancam Persatuan Nasional

  • account_circle GB Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
Jakarta, Gresik Bersuara – 21 September 2025, Gelombang wacana dengan tagar “Reset Indonesia” yang belakangan ramai digaungkan sejumlah kelompok aktivis dan komunitas daring mendapat tanggapan kritis dari Arya Eka Bimantara, Direktur Lembaga Kajian Strategis dan Advokasi Nasional BEM PTNU. Dalam pernyataan resminya, Arya menegaskan bahwa gagasan “reset” terhadap sistem kebangsaan justru berpotensi mengancam fondasi persatuan nasional serta mengabaikan nilai-nilai luhur yang telah menjadi pilar bangsa sejak kemerdekaan.
Arya menyoroti bahwa istilah “Reset Indonesia” kerap digunakan dalam aksi-aksi protes maupun diskusi publik, namun hingga kini tidak memiliki definisi, prinsip, maupun arah yang jelas. “Reset” seringkali dimaknai sebagai tuntutan perubahan radikal terhadap sistem politik, ekonomi, dan sosial, tanpa mempertimbangkan risiko instabilitas dan disintegrasi bangsa.
Menurut Arya, sejarah telah membuktikan bahwa perubahan radikal tanpa pijakan nilai dan konsensus nasional justru membuka ruang bagi konflik horizontal, polarisasi, hingga kekerasan. “Indonesia bukan sekadar negara administratif, melainkan rumah bersama yang dibangun di atas fondasi nilai-nilai agama, Pancasila, dan semangat kebangsaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arya menegaskan bahwa perspektif BEM PTNU didasarkan pada prinsip Hubbul Wathon Minal Iman (cinta tanah air sebagian dari iman). Prinsip yang berakar dari tradisi Islam Nusantara dan dipopulerkan oleh ulama pendiri bangsa seperti KH. Wahab Hasbullah dan KH. Hasyim Asy’ari itu menegaskan bahwa menjaga keutuhan NKRI merupakan bagian dari pengamalan iman.
“Hubbul Wathon Minal Iman bukan sekadar jargon, melainkan landasan teologis dan historis yang terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya,” jelas Arya. Prinsip ini, lanjutnya, juga menjadi benteng utama menghadapi ancaman radikalisme, terorisme, maupun gerakan separatis yang kerap memanfaatkan isu perubahan sistem demi kepentingan sempit.
Arya menekankan bahwa Indonesia telah memiliki fondasi negara yang kokoh melalui Pancasila dan UUD 1945. Pancasila dengan sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa” menegaskan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara harus berlandaskan nilai-nilai agama, tanpa menjadikan Indonesia sebagai negara agama maupun sekuler.
“Negara ini dibangun atas dasar konsensus para pendiri bangsa yang menempatkan agama sebagai sumber moral dan etika publik, sekaligus menjamin kebebasan beragama serta menghormati keberagaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tuntutan “reset” seringkali mengabaikan fakta bahwa Indonesia telah memiliki mekanisme reformasi dan perbaikan sistem secara konstitusional, baik melalui amandemen, legislasi, maupun partisipasi publik. “Alih-alih melakukan reset yang berisiko menimbulkan kekacauan, bangsa ini seharusnya memperkuat evaluasi, pengawasan, dan perbaikan sistem secara bertahap serta inklusif,” tegasnya.
Arya juga mengingatkan bahwa data survei nasional menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia lebih menginginkan stabilitas, keamanan, dan kesinambungan pembangunan ketimbang perubahan radikal yang tidak jelas arah dan tujuannya. “Kita harus belajar dari sejarah: setiap upaya perubahan besar tanpa landasan nilai dan konsensus nasional justru berujung pada kegagalan dan penderitaan rakyat,” tambahnya.
Sebagai penutup, Arya Eka Bimantara menyerukan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi wacana perubahan radikal yang tidak berpijak pada nilai kebangsaan dan agama. “Mari kita rawat Indonesia dengan semangat Hubbul Wathon Minal Iman, memperkuat Pancasila, dan terus berikhtiar memperbaiki bangsa melalui jalan konstitusional, dialog, serta musyawarah,” pungkasnya.
  • Penulis: GB Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dogs Do Their Duty for Science

    Dogs Do Their Duty for Science

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Cursus iaculis etiam in In nullam donec sem sed consequat scelerisque nibh amet, massa egestas risus, gravida vel amet, imperdiet volutpat rutrum sociis quis velit, commodo enim aliquet. Nunc volutpat tortor libero at augue mattis neque, suspendisse aenean praesent sit habitant laoreet felis lorem nibh diam faucibus viverra penatibus donec etiam sem consectetur vestibulum purus […]

  • Sinergi Pemerintah Daerah dan TNI, Groundbreaking Irigasi Bengawan Solo di Glagah Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Hasil Pertanian.

    Sinergi Pemerintah Daerah dan TNI, Groundbreaking Irigasi Bengawan Solo di Glagah Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Hasil Pertanian.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Lamongan, Gresik Bersuara – Komandan Koramil (Danramil) 0812/22 Glagah, Lettu Inf Supriyadi, mendampingi Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, dalam kegiatan sosialisasi sekaligus peletakan batu pertama proyek Daerah Irigasi (DI) Bengawan Solo di Desa Jatirenggo, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan. Acara yang berlangsung di UPT Pengairan Kuro ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 […]

  • Forum Media Cisoka Desak Pemerintah Bertindak, Rehabilitasi Jalan Provinsi Banten Diduga Jadi Bancakan Proyek Titipan Pejabat

    Forum Media Cisoka Desak Pemerintah Bertindak, Rehabilitasi Jalan Provinsi Banten Diduga Jadi Bancakan Proyek Titipan Pejabat

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

      Tangerang, Gresik Bersuara – Proyek rehabilitasi jalan provinsi Banten di Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan publik. Proyek yang dikerjakan CV Hanan Putra Pratama dengan nilai kontrak Rp7,76 miliar itu dituding mengabaikan dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) sebagaimana diwajibkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pantauan di […]

  • Kodim 0812/Lamongan Gelar Karya Bakti Bersihkan Makam Nyi Andong Sari, Jelang HUT ke-80 TNI untuk Pelestarian Cagar Budaya.

    Kodim 0812/Lamongan Gelar Karya Bakti Bersihkan Makam Nyi Andong Sari, Jelang HUT ke-80 TNI untuk Pelestarian Cagar Budaya.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

      Lamongan, Gresik Bersuara – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0812/Lamongan bersama seluruh jajaran Koramil melaksanakan kegiatan karya bakti massal. Salah satu fokus utama adalah pembersihan situs cagar budaya Makam Nyi Andong Sari yang terletak di Gunung Ratu, Dusun Cancing, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini melibatkan anggota TNI, […]

  • Wujud Responsibilitas dan Akuntabilitas, Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri Libatkan 52 Personel.

    Wujud Responsibilitas dan Akuntabilitas, Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri Libatkan 52 Personel.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, Gresik Bersuara – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo resmi membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri yang beranggotakan 52 orang. Pembentukan tim tersebut tertuang dalam Surat Perintah (Sprin) Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/2025 tertanggal 17 September 2025. Dalam Sprin tersebut, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana ditunjuk sebagai Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri. Karo Penmas Divisi Humas Polri […]

  • Grebek Ayam 3 Ton Warnai Sedekah Bumi Desa Sidowungu, Menganti Gresik

    Grebek Ayam 3 Ton Warnai Sedekah Bumi Desa Sidowungu, Menganti Gresik

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Gresik, Gresik Bersuara – 20 September 2025 – Ribuan warga memadati Lapangan Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, dalam perayaan sedekah bumi yang digelar meriah dengan tradisi Grebek Ayam 3 Ton. Acara yang berlangsung penuh semarak ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat Sidowungu atas berkah desanya yang dikenal sebagai salah satu penghasil sekaligus penyuplai ayam potong terbesar di […]

expand_less