Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Diduga Disiksa Oknum Polsek Gunung Anyar Surabaya, Moh Mukhtar Dipaksa Akui Kasus Pencurian yang Tidak Pernah Dilakukan.

Diduga Disiksa Oknum Polsek Gunung Anyar Surabaya, Moh Mukhtar Dipaksa Akui Kasus Pencurian yang Tidak Pernah Dilakukan.

  • account_circle GB Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

 

Surabaya, Gresik Bersuara  – Dugaan penganiayaan terhadap seorang tahanan bernama Moh Mukhtar mencuat di Polsek Gunung Anyar, Surabaya. Hal tersebut diungkapkan oleh keluarganya, yakni kakaknya Putra, ayahnya Samidi, serta adik perempuannya bersama suami, saat membesuk ke Mapolsek Gunung Anyar.

Dalam kunjungan itu, Moh Mukhtar menceritakan bahwa dirinya kerap disiksa dan dipukul berulang kali, terutama setiap malam Jumat, agar mengakui perbuatan pencurian yang mengakuinya tidak pernah ia lakukan.

Mukhtar mengaku mendapatkan perlakuan kejam, seperti dipukul di bagian perut dan ditusuk-tusuk dengan sebilah besi. Bekas luka di perut serta kaki yang membengkak diperlihatkan kepada keluarganya.

“Saya sudah tidak kuat lagi kalau setiap Kamis malam Jumat dipukul dan disiksa,” ungkap Mukhtar sambil menangis di hadapan ayah, kakak, dan adiknya.

Keluarga Mukhtar kemudian meminta bantuan hukum kepada Bung Taufik, Ketua Umum MADAS sekaligus kuasa hukum, untuk melaporkan kasus ini ke Propam Polri. Mereka juga mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepolisian, khususnya di Polsek Gunung Anyar, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Bung Taufik menegaskan agar Kapolda Jatim dan Propam segera melakukan investigasi terhadap oknum Polsek Gunung Anyar yang diduga melakukan penyiksaan.

“Jika evaluasi tidak dilakukan, marwah Polri di mata masyarakat akan semakin tercoreng oleh oknum-oknum yang bersikap arogan dan menghalalkan segala cara, termasuk menyiksa orang untuk mengakui perbuatan yang tidak pernah dilakukannya. Hal ini jelas bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 28G ayat (2) yang menyatakan setiap orang berhak bebas dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan martabat manusia,” tegas Bung Taufik.

Redaksi: Asis

Editir: Mnd

  • Penulis: GB Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PEDULI ACEH DAN SUMATERA,PEMUDA DESA KEPATIHAN KEC MENGANTI GELAR AKSI PENGGALANGAN DANA

    PEDULI ACEH DAN SUMATERA,PEMUDA DESA KEPATIHAN KEC MENGANTI GELAR AKSI PENGGALANGAN DANA

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    ‎Gresik,21 Desember 2025-GRESIK BERSUARA-‎Minggu pagi hari tepatnya dijalan raya Kepatihan ratusan warga dan karang taruna dusun Ngasinan desa Kepatihan melakukan aksi nyata solidaritas kumpulkan donasi untuk saudara kita yang terkena bencana di Aceh dan Sumatera.‎Aksi kemanusiaan tersebut menjadi respons atas bencana alam yang melanda Aceh dan Sumatera, yang tidak hanya merenggut korban jiwa, tetapi juga […]

  • Ribuan Porsi MBG Ditemukan Basi di Bangkalan, LSM PAKIS Bentuk Timsus Pemantau Independen Awasi Kinerja SPPG.

    Ribuan Porsi MBG Ditemukan Basi di Bangkalan, LSM PAKIS Bentuk Timsus Pemantau Independen Awasi Kinerja SPPG.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 1.642
    • 0Komentar

    BANGKALAN, Gresik Bersuara | Usai temuan ribuan porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di enam sekolah di Bangkalan pada Selasa (16/9/2025) dalam kondisi basi, LSM Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS) membentuk Tim Khusus (Timsus) Pemantau Independen. Ketua Umum LSM PAKIS Bangkalan, Abdurahman Tohir, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk mengawasi kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) […]

  • Wanita Asal Lampung DS Diduga Jadi Korban Jebakan, Kuasa Hukum Bawa Kasus Diskriminasi Mojokerto ke Polda Jatim

    Wanita Asal Lampung DS Diduga Jadi Korban Jebakan, Kuasa Hukum Bawa Kasus Diskriminasi Mojokerto ke Polda Jatim

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

       Mojokerto, Gresik Bersuara – Kasus dugaan tindak pidana seksual yang menjerat seorang wanita berinisial DS (33), asal Bandar Lampung, kini berbuntut panjang. DS membantah keras tuduhan pemerkosaan terhadap seorang janda di Mojokerto, dan menyebut dirinya justru menjadi korban jebakan. Menurut DS, kedatangannya ke Mojokerto murni untuk menanyakan perihal bisnis yang sebelumnya telah disepakati dengan MZ (35), warga Desa Bening, […]

  • Operasi Patuh Semeru 2025 Berakhir: Satlantas Polrestabes Surabaya Catat 106.896 Pelanggaran Lalu Lintas Selama Dua Pekan Penindakan

    Operasi Patuh Semeru 2025 Berakhir: Satlantas Polrestabes Surabaya Catat 106.896 Pelanggaran Lalu Lintas Selama Dua Pekan Penindakan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    SURABAYA,GRESIK BERSUARA – Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir pada Minggu (30/11/2025). Selama dua pekan pelaksanaannya, Satlantas Polrestabes Surabaya, Polda Jawa Timur, telah melakukan penindakan terhadap ribuan pelanggar aturan lalu lintas. Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M., menjelaskan pada Selasa (02/12/2025) bahwa sebanyak 320 personel dikerahkan dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. “Hasil […]

  • Polemik Ujian Perangkat Desa Sidomulyo, Peserta Gagal Tuding Panitia Tidak Transparan dan Pertanyakan Legalitas Pihak Ketiga

    Polemik Ujian Perangkat Desa Sidomulyo, Peserta Gagal Tuding Panitia Tidak Transparan dan Pertanyakan Legalitas Pihak Ketiga

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

      Lamongan, Gresik Bersuara – Ujian perangkat Desa Sidomulyo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, yang digelar Kamis (18/9/2025) lalu, menyisakan polemik. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sidomulyo, Masnun, mengaku tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan ujian tersebut. Polemik semakin mencuat setelah beredar isu dugaan jual beli jabatan atau gratifikasi senilai Rp250 juta untuk tiga formasi jabatan yang kosong, yakni Kaur […]

  • Sentuhan TNI di Dunia Pendidikan, Babinsa Lamongan Bimbing Siswa Lewat Upacara Bendera dan Pesan Moral Kebangsaan.

    Sentuhan TNI di Dunia Pendidikan, Babinsa Lamongan Bimbing Siswa Lewat Upacara Bendera dan Pesan Moral Kebangsaan.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

      LAMONGAN, Gresik Bersuara  – Suasana khidmat menyelimuti sejumlah sekolah di Kabupaten Lamongan pada Senin (22/9/2025). Kali ini, upacara bendera tidak dipimpin guru atau kepala sekolah, melainkan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0812/Lamongan yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dengan seragam kebanggaan, para Babinsa membawa semangat nasionalisme langsung ke hadapan siswa mulai tingkat SD/MI, SMP/MTs, […]

expand_less