Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Polres Pamekasan Amankan 19 Tersangka dari 14 Kasus Narkoba dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025.

Polres Pamekasan Amankan 19 Tersangka dari 14 Kasus Narkoba dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025.

  • account_circle GB Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

  

PAMEKASAN, Gresik Bersuara – Polres Pamekasan Polda Jawa Timur berhasil mengamankan 19 tersangka dari 14 kasus penyalahgunaan narkoba selama pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 selama 12 hari, mulai Sabtu (30/8/2025) hingga Rabu (10/9/2025).

Hal ini disampaikan Wakapolres Pamekasan, Kompol Hendry Soelistiawan, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Agus Suyanto dan Kasi Humas AKP Jupriadi dalam konferensi pers di Gedung Tatag Trawang Tungga, Rabu (17/9/2025).

“Dari total 19 tersangka, 14 bertindak sebagai pengedar (kurir narkoba), dan lima lainnya sebagai pengguna atau pemakai,” ujar Kompol Hendry.

Rincian pengedar sabu di Pamekasan meliputi 11 orang berstatus warga lokal, antara lain AMF (24) warga Desa Konqng, Galis; AP (30) Desa Batukerbuy, Pasean; F (26) Desa Larangan Tokol, Tlanakan; hingga SS (37) Desa Jarin, Pademawu. Dua pengedar lainnya berasal dari luar daerah, yakni M (47) dari Desa Panongan, Sumenep, dan SM (25) dari Desa Daleman, Sampang.

Tiga tersangka pengedar ineks semuanya warga Pamekasan, yaitu DAY (21) dan DRD (44) dari Desa Barurambat Timur, Pademawu, serta RM (23) Desa/Kecamatan Pakong. Sedangkan lima pengguna sabu berstatus warga lokal, antara lain AF (39) Desa Batubintang, dan MR (27) Desa Waru.

Polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 24,87 gram dan 66 butir pil ekstasi. Para pengedar dijerat Pasal 114(1) dan (2) jo 112(1) dan (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara, bahkan seumur hidup.

Wakapolres Hendry menegaskan operasi ini merupakan upaya menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat terlarang, sekaligus menciptakan kondisi keamanan pasca-HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Pamekasan.

Redaksi: Mustofa

Editor: Mnd

  • Penulis: GB Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Future Changes Shape: Express Yourself with Galaxy Z Flip

    Future Changes Shape: Express Yourself with Galaxy Z Flip

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle GB Admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Good web design has visual weight, is optimized for various devices, and has content that is prioritized for the medium. The most important elements of a web page should have more visual weight to “naturally attract” a visitor’s attention. Good design is making something intelligible and memorable. Great design is making something memorable and meaningful. […]

  • Advantages and Disadvantages of Having Smartphone

    Advantages and Disadvantages of Having Smartphone

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle GB Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Good web design has visual weight, is optimized for various devices, and has content that is prioritized for the medium. The most important elements of a web page should have more visual weight to “naturally attract” a visitor’s attention. Good design is making something intelligible and memorable. Great design is making something memorable and meaningful. […]

  • The New Threat to Wolves in and Around Yellowstone

    The New Threat to Wolves in and Around Yellowstone

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Cursus iaculis etiam in In nullam donec sem sed consequat scelerisque nibh amet, massa egestas risus, gravida vel amet, imperdiet volutpat rutrum sociis quis velit, commodo enim aliquet. Nunc volutpat tortor libero at augue mattis neque, suspendisse aenean praesent sit habitant laoreet felis lorem nibh diam faucibus viverra penatibus donec etiam sem consectetur vestibulum purus […]

  • Viral Video Siswa SMAN 3 Pamekasan Temukan Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis, Netizen Pertanyakan Kelayakan Program MBG.

    Viral Video Siswa SMAN 3 Pamekasan Temukan Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis, Netizen Pertanyakan Kelayakan Program MBG.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Pamekasan, Gresik Bersuara – Sebuah video viral di TikTok menghebohkan publik setelah akun @Pamekasanchanel mengunggah dugaan menu tak layak dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 3 Pamekasan. Video berdurasi 23 detik itu memperlihatkan siswa menemukan makanan yang dibagikan dalam kondisi berisi belatung, sehingga memicu kekecewaan sekaligus keresahan. Dalam rekaman tersebut, terdengar suara seorang siswa berkomentar, “Gimana Pak […]

  • DZIKIR DAN SHOLAWAT.KEBANGSAAN DIGELAR OLEH PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN,JELANG AHKIR TAHUN 2025

    DZIKIR DAN SHOLAWAT.KEBANGSAAN DIGELAR OLEH PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN,JELANG AHKIR TAHUN 2025

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SIDOARJO – GRESIK BERSUARA-Majelis Dzikir PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Taman bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Taman menggelar kegiatan Dzikir dan Sholawat Kebangsaan pada Rabu malam (18/12/2024). Kegiatan tersebut berlangsung di pendopo Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Acara dimulai pukul 19.30 WIB atau ba’da Isya dengan mengusung tema “Ikhtiar Spiritual […]

  • BEM PTNU: Wacana Reset Indonesia Berpotensi Ancam Persatuan Nasional

    BEM PTNU: Wacana Reset Indonesia Berpotensi Ancam Persatuan Nasional

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, Gresik Bersuara – 21 September 2025, Gelombang wacana dengan tagar “Reset Indonesia” yang belakangan ramai digaungkan sejumlah kelompok aktivis dan komunitas daring mendapat tanggapan kritis dari Arya Eka Bimantara, Direktur Lembaga Kajian Strategis dan Advokasi Nasional BEM PTNU. Dalam pernyataan resminya, Arya menegaskan bahwa gagasan “reset” terhadap sistem kebangsaan justru berpotensi mengancam fondasi persatuan nasional serta mengabaikan […]

expand_less