Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Polres Malang Tetapkan 21 Tersangka Perusakan Kantor Polisi, 6 Diantaranya Anak di Bawah Umur.

Polres Malang Tetapkan 21 Tersangka Perusakan Kantor Polisi, 6 Diantaranya Anak di Bawah Umur.

  • account_circle GB Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Malang, Gresik Bersuara – Satreskrim Polres Malang Polda Jawa Timur menetapkan 21 orang tersangka dalam kasus perusakan pos Polisi dan kantor Polsek Pakisaji yang terjadi pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Dari jumlah tersebut, 15 tersangka merupakan orang dewasa, sedangkan 6 lainnya masih di bawah umur atau Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., menegaskan bahwa penanganan perkara akan terus dikembangkan. “Proses hukum terhadap seluruh pelaku berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujar AKBP Danang saat konferensi pers di Polres Malang, Senin (22/9/2025).

Menurutnya, aksi perusakan ini dipicu oleh provokasi di media sosial. Para pelaku bergerak konvoi dan melakukan pelemparan batu, merobohkan tenda, hingga merusak kaca pos Polisi. “Ini jelas tindakan kriminal yang tidak bisa ditoleransi,” tegas AKBP Danang. Ia menegaskan, kepolisian akan menindak tegas setiap bentuk aksi anarkis yang mengganggu ketertiban, dan memastikan Kabupaten Malang tetap kondusif.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, menjelaskan penangkapan para tersangka dilakukan secara bertahap. Tiga orang diamankan saat kejadian, 10 orang ditangkap pada 31 Agustus, 6 tersangka lainnya ditangkap pada 15 September, dan 2 orang terakhir pada 16 September. Seluruh tersangka telah ditetapkan perannya masing-masing, mulai dari melempar batu, merusak fasilitas, hingga menyebar provokasi lewat WhatsApp Group.

Barang bukti yang berhasil disita antara lain sepeda motor, ponsel, dan batu yang digunakan untuk merusak pos Polisi. Para tersangka dijerat pasal berlapis, salah satunya Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap barang maupun orang, dengan ancaman pidana hingga 7 tahun penjara.

“Penanganan perkara terus kami kawal secara profesional dan transparan. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan tersangka anak sesuai aturan hukum yang berlaku,” tutup AKP Nur.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi informasi negatif di media sosial, agar keamanan masyarakat dan institusi tetap terjaga.

Redaksi: Adim

Editor: Mnd

  • Penulis: GB Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BLT-DD Tahap Tiga Resmi Disalurkan, Kepala Desa Grogol Pastikan Penetapan Penerima Sesuai Mekanisme

    BLT-DD Tahap Tiga Resmi Disalurkan, Kepala Desa Grogol Pastikan Penetapan Penerima Sesuai Mekanisme

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

      Sidoarjo, Gresik Bersuara – Pemerintah Desa (Pemdes) Grogol, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap tiga tahun anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Balai Desa Grogol pada Rabu (24/09/2025) pukul 10.00 WIB hingga selesai. Sebanyak 40 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima BLT-DD untuk periode tiga bulan (Juli, Agustus, September) […]

  • Pelaku Curanmor tertangkap babak belur di hajar Massa

    Pelaku Curanmor tertangkap babak belur di hajar Massa

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SURABAYA – GRESIK BERSUARA -Pelaku curanmor yang beraksi di SurabKomplotanaya tertangkap dan di amuk massa, pelaku babak belur di hajar massa, kejadian tersebut sekitar pukul 16.30 wib di wilayah Sambikerep, Surabaya, Selasa ( 2/12/25 ). Kedua pelaku berinisial M alias Cak Mad ( warga Aros Baya, Bangkalan ) 39 Th dan MS ( warga Tambak […]

  • Future Changes Shape: Express Yourself with Galaxy Z Flip

    Future Changes Shape: Express Yourself with Galaxy Z Flip

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle GB Admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Good web design has visual weight, is optimized for various devices, and has content that is prioritized for the medium. The most important elements of a web page should have more visual weight to “naturally attract” a visitor’s attention. Good design is making something intelligible and memorable. Great design is making something memorable and meaningful. […]

  • Warna Baru di Desa Pacing: Karya Bhakti TNI Wujudkan Lingkungan Bersih dan Hijau

    Warna Baru di Desa Pacing: Karya Bhakti TNI Wujudkan Lingkungan Bersih dan Hijau

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Rembang, Gresik Bersuara – Desa Pacing, Kecamatan Sedan, tampak lebih semarak pada Sabtu pagi (20/9/2025). Puluhan warga bersama TNI, Polri, perangkat desa, hingga siswa sekolah dasar turun ke lapangan mengikuti Karya Bhakti Teritorial Prima yang digelar Koramil 13/Sedan Kodim 0720/Rembang. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT TNI ke-80 sekaligus HUT Kodam IV/Diponegoro ke-75, dengan mengusung semangat kebersamaan […]

  • SW Tech Shows The Future of Next-Gen VR with Prototype Headset

    SW Tech Shows The Future of Next-Gen VR with Prototype Headset

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle GB Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Good web design has visual weight, is optimized for various devices, and has content that is prioritized for the medium. The most important elements of a web page should have more visual weight to “naturally attract” a visitor’s attention. Good design is making something intelligible and memorable. Great design is making something memorable and meaningful. […]

  • Bupati Sumenep Apresiasi Madura Ethnic Carnival 2025 sebagai Wadah Pelestarian Budaya Lokal dan Penggerak Ekonomi Kreatif Masyarakat.

    Bupati Sumenep Apresiasi Madura Ethnic Carnival 2025 sebagai Wadah Pelestarian Budaya Lokal dan Penggerak Ekonomi Kreatif Masyarakat.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

       Sumenep, Gresik Bersuara – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengapresiasi gelaran Madura Ethnic Carnival (MEC) yang dinilainya bukan sekadar perayaan budaya, melainkan juga wadah strategis untuk melestarikan budaya lokal serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat. “Melalui MEC, masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sumenep, membuktikan memiliki kekayaan budaya yang tidak hanya layak dilestarikan, tetapi juga dipromosikan ke kancah nasional bahkan […]

expand_less