Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Viral » Polrestabes Surabaya Ungkap 43 Kasus Curanmor Dan Amankan 42 Tersangka Begini Motif Nya

Polrestabes Surabaya Ungkap 43 Kasus Curanmor Dan Amankan 42 Tersangka Begini Motif Nya

  • account_circle GB Admin
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

SURABAYA – GRESIK BERSUARA -Bersama Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya ungkap kasus kejahatan yang selama ini dirasa sangat meresahkan masyarakat kota Surabaya. Seperti yang di ungkap kali ini konferensi pers, pada Selasa (02/12/2025) petang.

Pasalnya, jumlah pelaku yang kini dipamerkan dalam kegiatan ini sebanyak 42 orang tersangka, terdiri dari 40 laki-laki dan 2 perempuan dengan 43 kasus Kejahatan Curanmor,
dari penangkapan ini merupakan hasil dari sepanjang Oktober hingga November 2025.

Kapolrestabes Surabaya Kombes pol Luthfi Sulistiawan menuturkan dalam konferensi pers malam hari ini merupakan bentuk komitmen anggota Polrestabes Surabaya dan Polsek jajaran untuk menangkap para pelaku kejahatan yang kerap terjadi di Surabaya.

“Dari empat puluh dua tersangka kasus kejahatan curanmor yang telah ditangkap sebagian pelaku delapan orang di antaranya adalah residivis yang kembali mengulangi aksinya di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.”
tutur Kombespol Luthfi, dihadapan awak media.

Masih kata Luthfi Sulistiawan, ia menuturkan berdasarkan hasil penyelidikan, mayoritas pelaku menjalankan aksi dengan merusak kunci kendaraan. Beberapa kasus lainnya terjadi akibat kelalaian pemilik yang masih meninggalkan kunci menempel di motor.

“Dari motif-motif ekonomi masih menjadi sebagai alasan utama mereka sehingga masih melakukan aksi kejahatan. Para pelaku biasanya mencari sasaran yang mudah dijangkau, terutama pada jam-jam tertentu serta lokasi yang sepi tanpa adanya pengawasan.” kata Luthfi Sulistiawan.

Lanjut, Dari lokasi dan waktu kejadian memperlihatkan pola yang harus diwaspadai bagi masyarakat kembali mengulangi aksinya serupa. Kasus terbanyak terjadi antara pukul 03.00 di area permukiman, termasuk kos-kosan serta fasilitas umum seperti pertokoan, masjid, hingga perhotelan.

“Lutfi Sulistiawan meminta kepada pengelola kos perlu meningkatkan sistem keamanan karena pentingnya pemasangan CCTV dan penguncian pagar untuk mencegah para pelaku bergerak leluasa. Rekaman CCTV warga, menurutnya, sangat membantu dalam pengungkapan kasus kejahatan.” bebernya.

Dari Hasil pengungkapan konferensi pers tersebut ini anggota menyita 17 unit sepeda motor, dokumen kendaraan, kunci palsu berbagai jenis, hingga gawai yang digunakan pelaku. Namun masih ada sejumlah kendaraan lain yang belum ditemukan karena sudah berpindah tangan ke luar Surabaya.

“Tim terus masih melakukan pendalaman untuk melacak kendaraan yang sudah dijual ke penadah. Kami meminta doa agar semua barang bukti bisa kami kembalikan ke pemiliknya.” Tambah Luthfi Sulistiawan.

Dari empat puluh dua para tersangka ini akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang mengatur hukuman maksimal 9 tahun penjara.

“Kombespol Luthfi menegaskan tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan karena dinilai sudah meresahkan masyarakat dan mengganggu stabilitas keamanan kota Surabaya.” Pungkasnya

 

RED#TEAM#

  • Penulis: GB Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamatkan Generasi Muda, Polres Magetan Amankan 11 Tersangka Narkoba dalam Operasi Tumpas Semeru 2025.

    Selamatkan Generasi Muda, Polres Magetan Amankan 11 Tersangka Narkoba dalam Operasi Tumpas Semeru 2025.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Magetan, Gresik Bersuara – Polres Magetan Polda Jawa Timur melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika dalam rangka Operasi Tumpas Semeru 2025. Hasil pengungkapan tersebut dirilis pada konferensi pers di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan, Senin (22/9/2025), yang dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Selama periode Agustus hingga September 2025, petugas […]

  • Wanita Asal Lampung DS Diduga Jadi Korban Jebakan, Kuasa Hukum Bawa Kasus Diskriminasi Mojokerto ke Polda Jatim

    Wanita Asal Lampung DS Diduga Jadi Korban Jebakan, Kuasa Hukum Bawa Kasus Diskriminasi Mojokerto ke Polda Jatim

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

       Mojokerto, Gresik Bersuara – Kasus dugaan tindak pidana seksual yang menjerat seorang wanita berinisial DS (33), asal Bandar Lampung, kini berbuntut panjang. DS membantah keras tuduhan pemerkosaan terhadap seorang janda di Mojokerto, dan menyebut dirinya justru menjadi korban jebakan. Menurut DS, kedatangannya ke Mojokerto murni untuk menanyakan perihal bisnis yang sebelumnya telah disepakati dengan MZ (35), warga Desa Bening, […]

  • Bupati Yuhronur Efendi Tegaskan Komitmen Pemkab Lamongan Sukseskan Gerakan Tujuh KAIH dan Program Wajib Belajar Tiga Belas Tahun

    Bupati Yuhronur Efendi Tegaskan Komitmen Pemkab Lamongan Sukseskan Gerakan Tujuh KAIH dan Program Wajib Belajar Tiga Belas Tahun

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

      Lamongan, Gresik Bersuara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyatakan dukungan penuh terhadap realisasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) serta program Wajib Belajar (Wajar) tiga belas tahun. Kedua program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Tidak hanya bagi anak, orang tua juga diharapkan menjadi teladan dalam mengimplementasikan tujuh KAIH. Dukungan Pemkab Lamongan diwujudkan melalui […]

  • BLT-DD Tahap Tiga Resmi Disalurkan, Kepala Desa Grogol Pastikan Penetapan Penerima Sesuai Mekanisme

    BLT-DD Tahap Tiga Resmi Disalurkan, Kepala Desa Grogol Pastikan Penetapan Penerima Sesuai Mekanisme

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

      Sidoarjo, Gresik Bersuara – Pemerintah Desa (Pemdes) Grogol, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap tiga tahun anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Balai Desa Grogol pada Rabu (24/09/2025) pukul 10.00 WIB hingga selesai. Sebanyak 40 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima BLT-DD untuk periode tiga bulan (Juli, Agustus, September) […]

  • Grebek Ayam 3 Ton Warnai Sedekah Bumi Desa Sidowungu, Menganti Gresik

    Grebek Ayam 3 Ton Warnai Sedekah Bumi Desa Sidowungu, Menganti Gresik

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Gresik, Gresik Bersuara – 20 September 2025 – Ribuan warga memadati Lapangan Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, dalam perayaan sedekah bumi yang digelar meriah dengan tradisi Grebek Ayam 3 Ton. Acara yang berlangsung penuh semarak ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat Sidowungu atas berkah desanya yang dikenal sebagai salah satu penghasil sekaligus penyuplai ayam potong terbesar di […]

  • Dugaan Pungli SDN Kendalpayak, Publik Nilai Pemkab Malang Beri restu.

    Dugaan Pungli SDN Kendalpayak, Publik Nilai Pemkab Malang Beri restu.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle GB Admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Gresik Bersuara – Kab. Malang – Kasus dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan pungutan liar berkedok iuran komite di SDN Kendalpayak terus bergulir. Untuk kesekian kalinya, Inspektorat Kabupaten Malang melakukan pemeriksaan ke sejumlah guru di SDN Kendalpayak. Perkara ini menyita perhatian publik Malang Raya, seiring pemanggilan sejumlah pihak oleh Inspektorat Kabupaten Malang. Pasalnya, pemanggilan […]

expand_less